Local Government's Role in Developing Chip (Keripik) Msmes Through The Cooperative and Village Office in Bandar Lampung: A Qualitative Policy Analysis
Keywords:
Local Government Role, MSME Development, Chip Industry, Digital Governance, Bandar Lampung, Islamic Economic Empowerment, Policy AnalysisAbstract
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) constitute a foundational pillar of Indonesia’s national economy, contributing substantially to employment generation, income distribution, and regional economic resilience. This study investigates the multidimensional role of local government in developing chip (keripik) MSMEs in Bandar Lampung City, with particular attention to the institutional mechanisms through which the Office of Cooperatives and SMEs (Dinas Koperasi dan UKM) operationalizes its developmental mandate. Situated within a qualitative research design employing descriptive-interpretive analysis, the study draws upon in-depth interviews, direct field observation, and triangulated documentation from key informants including MSME officers, enterprise owners, and employees. Findings reveal that local government functions across four institutional roles regulator, facilitator, motivator, and catalyst implemented through entrepreneurship training, zero-interest capital assistance, product marketing facilitation, and business mentoring. However, significant structural barriers persist: bureaucratic complexity in export licensing, limited digital technology adoption, low product innovation capacity, and the absence of sustained mentoring continuity. The study theorizes these gaps through a Governance-Capability-Digitalization (GCD) framework and proposes a Strategic MSME Development Model integrating digital transformation, institutional accessibility, and continuous capacity-building. Implications extend to policy reform, MSME governance design, and sustainable local economic empowerment aligned with Islamic economic principles of maslahah and social justice.
References
Andini, U. S., Farida, Y. N., & Rokhayati, H. (2024). Pengaruh literasi keuangan, karakteristik kewirausahaan, modal usaha, dan penggunaan teknologi informasi terhadap perkembangan UMKM di Kabupaten Banyumas. Evolusi Ekonomix: Jurnal Akuntansi Modern, 6(1), 45–62.
Arikunto, S. (2017). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi). Rineka Cipta.
Arto, A., & Hutomo, B. S. (2013). Enam pilar insektisida: Kebijakan pengembangan dan penguatan UMKM berbasis kerjasama kemitraan dengan pola CSR sebagai strategi peningkatan peran pemerintah dan perusahaan untuk menjaga eksistensi UMKM dalam MEA 2015. Economics Development Analysis Journal, 2(2), 112–126.
Chapra, M. U. (2001). The future of economics: An Islamic perspective. The Islamic Foundation.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Fauziah, N. (2023). Pengembangan UMKM melalui inovasi dan digitalisasi usaha. Jurnal Manajemen dan Pendidikan, 5(2), 77–91.
Guba, E. G., & Lincoln, Y. S. (1994). Competing paradigms in qualitative research. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), Handbook of qualitative research (pp. 105–117). SAGE Publications.
Hadi, F., Gandryani, F., & Afifah, F. (2025). Konsep pemerintahan daerah berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Jurnal Ilmu Hukum Wijaya Putra, 3(2). https://doi.org/10.38156/jihwp.v3i2.324
Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen sumber daya manusia (Edisi Revisi). Bumi Aksara.
Heryanto, H. (2023). Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam masa pandemik di Indonesia. JIIP Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(6), 4537-4545.
Ibnu Katsir. (2004). Tafsir Ibnu Katsir (Jilid 4). Dar al-Fikr.
Indonesian Government. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Sekretariat Negara RI.
Indonesian Government. (2014). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Sekretariat Negara RI.
Jaelani, M. A., & Fidaris, N. (2024). Evaluasi peran pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM di Kota Mataram. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 14(2), 151–162.
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI. (2022). Data perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia tahun 2022. Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Lestari, S., & Hidayat, R. (2020). Peran pemerintah daerah dalam pengembangan UMKM. Jurnal Administrasi Publik, 5(2), 88–104.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Luange, J., & Tiakoly, K. (2025). Peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi Indonesia. IQRA: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 4(2), 33–49.
Mardani. (2015). Hukum sistem ekonomi Islam. Kencana.
Maulana, R., & Fitriani, S. (2024). Peran pemerintah dalam pemberdayaan UMKM perspektif ekonomi Islam. Iqtishad: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 11(1), 55–72.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Ministry of Cooperatives and SMEs RI. (2022). Indonesian MSME development data 2022. Ministry of Cooperatives and SMEs RI.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.
Nugroho, A. (2018). Peran pemerintah daerah dalam pengembangan UMKM industri rumah tangga. Jurnal Kebijakan Publik, 7(2), 145–163.
Pratiwi, D., & Saputra, R. (2024). Strategi pengembangan usaha UMKM melalui peningkatan kualitas dan pemasaran digital. Jurnal Manajemen Indonesia, 9(1), 22–38.
Rahman, A. (2021). Hambatan dalam pengembangan UMKM makanan ringan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 9(1), 61–78.
Rahmawati, E., & Haryanto, A. T. (2020). Variabel determinant pengembangan UMKM di Pasar Srondol. Economic Education Analysis Journal, 9(1), 123–135.
Rasyid, R. (2005). Desentralisasi dan otonomi daerah. LP3ES.
Saputra, A., & Wijaya, D. (2023). Pengembangan sentra industri kecil dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 8(2), 99–118.
Siagian, S. P. (2003). Administrasi pembangunan: Konsep, dimensi, dan strateginya. Bumi Aksara.
Siagian, S. P. (2005). Administrasi pembangunan. Bumi Aksara.
Soekanto, S. (2012). Sosiologi suatu pengantar. Rajawali Pers.
Suci, Y. R. (2017). Perkembangan UMKM di Indonesia. Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos, 6(1), 51–58.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tambunan, T. T. H. (2012). Usaha mikro kecil dan menengah di Indonesia. LP3ES.
Widyastuti, A., Setiawan, A. B., & Dimasari, A. (2024). Review of the effectiveness of the Central Java Province Government’s cooperative and SME development program. Efficient: Indonesian Journal of Development Economics, 7(3), 210–228.
Hasan, M. A., Mokalu, B., & Lumintang, J. (2022). Peran tokoh adat dalam melestarikan nilai budaya Pekande-Kandea di Kelurahan Tolandona. Jurnal Ilmiah Society, 2(1), 1–11.
Andini, U. S., et al. (2024). Pengaruh literasi keuangan terhadap perkembangan UMKM. Evolusi Ekonomix, 6(1).



